MAULANA ABDULMALIK ISRAEL,YAHUDI PENYEBAR ISLAM TANAH JAWA

Tahukah kita, bahwa ada seorang etnis Yahudi kelahiran Andalusia pada abad kelima belas masehi adalah salah satu penyebar Islam di pulau Jawa. Dialah Maulana Abdulmalik Israel yang semula seorang Yahudi yang konversi menjadi muslim, demikian dituliskan oleh Kyai Haji Muhammad Solikhin, seorang ulama yang mengasuh pesantren di Boyolali, dalam triloginya tentang Syeikh Siti Jenarnya.
Bahkan, dalam buku yang ditulis oleh Ibnu Batutah, konon Maulana Malik Israel adalah salah satu anggota dari dewan Wali Sanga angkatan pertama, selain Syeikh Subakir, Syeikh Hassanuddin dan beberapa penyebar Islam pertama di Jawa. Maulana Malik Israel adalah seorang sufi yang meninggalkan tradisi Andalusia, tempat kelahirannya, sehingga tidak melulu mengandalkan rasionalisme yang telah menyebabkan kejatuhan Andalusia.

Maulana Malik Israel bersama anggota dewan Wali Songo menyebarkan Islam hingga akhirnya hayatnya. Konon, beliau dikuburkan di sebuah bukit kecil di tepi Teluk Banten, Bojonegara, Kab. Serang, utara Kota Cilegon. Tampaknya, bukit itu dipilih pertama kali oleh Maulana Malik Israel sebagai ulama yang lebih tua dari Syeikh Sholeh bin Abdurrahman seorang penyebar Islam yang hidup pada masa Maulana Hassanuddin. Bukit itu berada pada lokasi yang memiliki titik pandang yang cukup indah ke arah barat sehingga dapat menjadi proyeksi tafakur pada saat menyepi. Masyarakat menyebut bukit itu dengan Gunung Santri. Konon, daerah itu adalah tempat santri belajar kepada guru ulama tersebut.

Pada masa selanjutnya, daerah itu disebut dengan nama Kampung Beji. Sebuah kampung yang kemudian menjadi basis pergerakan perlawanan masyarakat Banten terhadap Hindia Belanda pada akhir abad ke-19 hingga masa kemerdekaan. Salah satu inspirator perlawanan itu adalah Maulana Malik Israel, selain tentunya Sultan Ageng Tirtayasa, musuh utama VOC.

Inspirasi itu masuk dalam beberapa bentuk, antara lain melalui keturunannya yang tersebar di hampir seluruh tanah banten. Salah satu keturunannya adalah Syeikh Jamaluddin yang dimakamkan di dekat Pelabuhan Merak. Keturunan Maulana Malik Israel konon dinikahi oleh kakek dari Syarif Hidayatullah. artinya, secara tidak langsung Syarif Hidayatullah sebagian dari dirinya berdarah Israili, selain berdarah Husseini. Jejak dari penghormatan kepada Maulana Malik Israel ini disebutkan dalam silsilah Maulana Hassanuddin yang disebutkan dalam Sejarah Banten dengan nama Sultan Bani Israel. Inspirasi itu, selain melalui darah genetik, adalah tradisi wasilah dalam doa yang dipanjatkan dalam setiap memulai doa, hizib atau munajat oleh masyarakat Banten.

Yahudi bagi orang Islam tidak melulu distigmakan oleh muslim sebagai musuh pengrusak iman ummat Islam, tetapi ada juga seorang Yahudi yang mendapatkan penghormatan sebagaimana para wali penyebar Islam di Jawa lainnya.

annuri furqon | gusmus.net

8 komentar:

Halaman Samping-nya Inung Gunarba mengatakan...

Alhamdulillah, informasi yang sangat berarti. Ternyata ada juga keturunan Yahudi yang juga penyebar Islam. Saya baru tahu ini sekarang meskipun daerah dakwahnya di Cilegon, Banten tak begitu jauh dari Jakarta :) trims

Anonim mengatakan...

malik izrail adalah nama.. namun diterjemahkan menjadi "raja" (MALIK) dan bangsa (bani)"ISRAEL". SEBENARNYA 'kesalahan' seperti ini bisa saja terjadi.. namun pemahaman atas 'cerita' atau 'keyakinan' akan berita2 yg sudah turun temurun menjadikan tokoh ini 'terselubung'.. apakah ada tokoh malaikat dgn nama Izrail atau Isra'Il ('jalan'Tuhan)? Tokoh ini tidak harus raja dan tidak harus menjadi seorang bani israel.. atau raja israil... apakah tokoh malaikat itu menjadi seorang dari bani israel?

Anonim mengatakan...

Syeikh MAulana Malik Israil yg saya maksud kemungkinan 'menjadi' seorang tokoh yg dikenal sebagai raja dari israel atau 'turunan' arab dengan nama Hut atau raja Hut yg menjadi raja bani israel.. tokoh ini 'menjadi' ayah dari seorang ulama timur-tengah dengan nama Syeikh Nur Al Din Ibrahim Al Huseini Al Akbar.. tokoh ulama ini dikalangan santri2nya juga dikenal sebagai cucu raja setempat dan kemudian 'bergelar' Syarif Hidayatullah.. lebih dikenal dengan nama Sunan Gunung Jati...

Anonim mengatakan...

Syeikh Maulana Malik Izrail Al Huseini Al Akbar (terkadang keluarga dari keturunan Al Husein, cucu RasuluLlah, ini menggunakan nama Kabir atau Kubra)adalah dari garis keturunan Syeikh Jamaluddin Al Huseini Al Akbar yg kemungkinan adalah tokoh yg sama dengan nama Seh Jumadil Kubra (Kabir/Akbar)..

Anonim mengatakan...

Dengan demikian tokoh Syeikh Maulana Malik Izrail Al Huseini al Akbar kemungkinan besar adalah ulama dari timur-tengah (Turki,Palestina ataupun Yemen) dan juga kemungkinan besar tokoh ini bukan dari timur-tengah etnis Yahudi..

Jamal mengatakan...

Inilah kenikmatan kaum Muslimin, saling melengkapi diantara saudaranya yang kemungkinan belum faham dan belum mengerti, terima kasih bang Anonim, barangkali saya harus banyak menggali lagi tentang tulisan saya ini, Jazakumullah khoiran katsiir..

aisyah niswah mengatakan...

Syaikh maulana malik israil adalah salah satu dari anggota dewan wali songo angkatan pertama. Asal muasalnya memang belum bisa di pastikan karena tidak banyak orang meneliti beliau. Akan tetapi, pernana dan keberadaannya sangat penting mengingat posisi beliau sebagai salah satu anggota wali songo periode pertama. Tokoh ini memang ada, dan saya sendiri saat menerima ijazah washilah al fatihah di dalamnya terdapat nama syaikh maulana malik israel sebagai salah seorang guru yang memberikan ijasah ini kepada syaikh ja'far shodiq hingga sampai pada guru saya ust. syafi'i.. Wallahu a'lam______

Anonim mengatakan...

Alhamdulillah sudah ada yg merevisi, Maulana Malik Israil adalah ketrunan Turki yg mempunyai Nama lain Syekh Jumadil Kubro, Mari silaturahmi Ke Gn Santri

Posting Komentar

Tinggalkan sepatah dua patah kata untuk sarana meneliti tulisanku, kritik, saran ataupun cemoohan juga boleh

JALAN WALI ALLAH © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute